Reproduksi Sel

PEMBAHASAN

Pembelahan sel tumbuhan di tandai dengan penampakan-penampakan yang berbeda dari kromosom yang di kandungnya. Alasan penggunaan akar pada praktikum kali ini adalah antara lain karena akar merupakan salah satu jaringan yang sel-sel penyusunnya adalah sel-sel somatik, khusus pada ujung akar bersifat meristematik. Mitosis merupakan pembelahan sel yang umumnya terjadi pada sel-sel yang hidup terutama sel-sel yang sedang tumbuh, dan dan sel-sel ini umumnya terdapat pada ujung akar dan ujung batang tumbuhan. Hal inilah yang melatarbelakangi digunakannya akar dalam praktikum mitosis ini.

Dalam pengamatan kromosom pada sel akar bawang merah digunakan aceto-carmin  karena didalam inti sel terdapat benang-benang kromatin , yang dapat menyerap zar pewarna lebih banyak sehingga dalam pengamatan menggunakan mikroskop tampak lebih jelas.

Menurut teori mitosis terbagi menjadi empat fase, yaitu profase, metafase, anafase dan telofase (relofase awal dan telofase akhir).

Pada profase yang terjadi di mitosis, membran nukleus menghilang, kromosom terlihat dan setiap sentriol di sentrosom bergerak menuju kutub berlawanan dan menjadi aster. Setiap aster terdiri dari sentriol dan mikrotubulus. Pada profase akhir beberapa mikrotubulus membentuk benang-benang spindel. Sepanjang profase, kromosom mengalami penebalan dan pemendekan,  kromosom mengalami penggandaan  yang terdiri dari kromatid dan sister kromatid. Penggandaan tersebut merupakan hasil replikasi DNA pada interfase. (Campbell, N.A., J.B. Reece, & L.G. Mitchell. 2002. Biologi.)

Setelah mengalami penebalan, kromosom akan tersusun di bidang ekuator dan terikat pada mikrotubulus yang terletak di kedua kutub, saat ini disebut dengan metafase.

Salah satu kromatid dari setiap kromosom terpisah dari pasangannya dan bergerak menuju kutub yang berlawanan,  hal ini terjadi pada anafase . (Campbell, N.A., J.B. Reece, & L.G. Mitchell. 2002. Biologi. )

Selanjutnya sel akan mengalami telofase yang ditandai oleh adanya kromosom yang telah berada di kutubnya masing-masing, kemudian kromosom tersebut mulai terurai menjadi kromatin. Kariokinesis atau pembelahan inti akan terjadi setelah plasma membran mulai terbentuk. Setelah mengalami kariokinesis, sel tersebut akan mengalami sitokinesis yang ditandai dengan pembentukan cell plate pada tumbuhan.( Campbell, N.A., J.B. Reece, & L.G. Mitchell. 2002. Biologi.)

Proses pembelahan secara mitosis menghasilkan dua sel anak yang identik dan bertujuan untuk mempertahankan pasangan kromosom yang sama melalui pembelahan inti secara berturut-turut. Mitosis pada tumbuhan terjadi selama mulai dari 30 menit sampai beberapa jam dan merupakan bagian dari suatu proses yang berputar dan terus-menerus sedangkan pada akar bawang merah, mitosis (profase hingga telofase ) berlangsung sekitar 1 jam, 2 jam berikutnya merupakan interfase.

(Syamsuri,Istamar.2006.Biologi.Jakarta:Erlangga)

Pada Percobaan pertama kita tidak menemukan adanya fase anafase hal ini kemungkinan besar terjadi karena waktu fiksasi yang terlalu cepat, waktu pemotongan sediaan akar tidak tepat dan pemotongan sediaan akar tidak pada ujung akar yang masih aktif membelah. Proses fiksasi merupakan proses yang bertujuan untuk menghentikan pembelahan sel, sehingga praktikan dapat mengamati berbagai tahapan mitosis. (http://seisyuhada.wordpress.com/2009/05/11/mitosis-dan-meiosis/20November2009,pk12.05)

Sedangkan pada pengamatan kedua, pada preparat terlihat bahwa sel sedang berda dalam fase Anafase, Pada fase ini terlihat jelas kromosom yang terkumpul pada kutub masing-masing dari sel tersebut. Hasil pengamatan praktikan sesuai dengan literature. Namun menurut teori yang di dapat seharusnya terlihat fase telofase awal dan telofase akhir namun pada pengamatan kami tidak terlihat fase tersebut kemungkinan besar hal ini terjadi karena waktu fiksasi yang terlalu cepat, waktu pemotongan sediaan akar tidak tepat dan pemotongan sediaan akar tidak pada ujung akar yang masih aktif membelah.

gambar diatas merupakan gambar hasil pengamatan dari percobaan dengan gambar pembelahan sel yang didapat dari kajian litelatur. Dapat kita bandingkan bahwa di gambar hasil pengamatan terdapat bulatan-bulatan merah sebagai kromosom dimana di salah satu bagian sel ada yang memilki 2 kromosom. Hal ini dapat dibandingkan dengan tgambar disebelahnya, pada gambar ke 5 dapat dilihat sel dengan 2 buah bulatan didalamnya, hal ini adalah indikasi dari peristiwa telofase pada pembelahan sel dimana nucleus anak terbentuk dan sitokinesis terjadi. Dari gambar hasil pengamatan dan menghubungakannya dengan teori dapat dikatakan bahwa sel akar bawang tersebut ada yang telah melakukan proses telofase dampai pada tahap sitokinesis

KESIMPULAN

  1. Sampel yang digunakan adalah unujg akar dari bawang merah yang merupakan sel somatic sehingga pengamatan reproduksi sel yang terjadi adalah pembelahan secara mitosis
  2. Mitosis tidak hanya terjadi di akar namun juga di bagian titik-titik tumbuh seperti ujung batang dan cambium
  3. fase-fase mitosis yang ditemukan pada pengamatan akar bawang merah (Allium cepa)

adalah Anafase

  1. Ciri-ciri yang dapat dideteksi pada fase  Anafase nampak kromosom-kromosom homolog  berkumpul menuju kutub yang berlawanan.

DAFTAR PUSTAKA

Campbell, N.A., J.B. Reece, & L.G. Mitchell. 2002. Biologi

Iqbal.2007. diunduh dari http://iqbalali.com/2007/04/15/7/.20 November 2009. pukul 17.26 WIB

Ika, Pratiwi.2009. diunduh dari http://freeze-silence.blogspot.com/2009/10/i.html.20 November 2009. pukul 17.30 WIB

Seisyuhada.2009.diunduh dari http://seisyuhada.wordpress.com/2009/05/11/mitosis-dan-meiosis/.20 November 2009. pukul 12.05 WIB

Syamsuri,Istamar.2006.Biologi.Jakarta:Erlangga

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s